Selamat Datang di Blog Sekolah Adiwiyata UPTD SMP N 2 Gurah Kabupaten Kediri ... Salam Bumi, Pasti Lestari! ... Jaga Lingkungan, agar Lingkungan Menjaga Kita ...

BURSA BUAH DAN AGRIBISNIS KELUD 2017

Sabtu, 30 September 2017


UPTD SMP Negeri 2 Gurah berpartisipasi dalam acara Bursa Buah dan Agribisnis di Gunung Kelud pada hari Sabtu, 30 September 2017 sampai dengan Minggu 1  Oktober 2017. Pada kegiatan tersebut Guneda menampilkan aneka kerajinan batik hasil karya peserta didik. Diantaranya ada kain batik, baju batik, tas batik, dll. 

LATIHAN PERDANA PASPRAGUNEDA

Sabtu, 23 September 2017


Hari ini merupakan hari pertama latihan untuk peserta didik baru. Setelah mereka diterima sebagai warga Guneda, barulah kemudian diterima sebagai anggota Pasukan Pramuka Gurah Negeri Dua (Paspraguneda). Untuk kelas 7 yang telah melaksanakan kurikulum 2017 ekstrakurikuler Pramuka merupakan ekstrakurikuler yang wajib.

SOSIALISASI ADIWIYATA

Sabtu, 23 September 2017


Bertempat di laboratorium IPA UPTD SMP Negeri 2 Gurah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Adiwiyata yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kediri. Hadir dalam kegiatan tersebut Ibu Meka selaku pemateri dari Dinas Lingkungan Hidup, Bapak Dahroni selaku pengawas sekolah, dan Bapak Sujiman selaku pemerhati lingkungan. 

UPTD SMP NEGERI 2 GURAH, SEKOLAH ADIWIYATA UNTUK ADIPURA

Jumat, 16 Desember 2016
 
Pertumbuhan penduduk, polusi udara, sampah yang tak terkendali, menjadi masalah yang sangat serius untuk dihadapi dan ditanggulangi. Untuk itu pemerintah melalui Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup menerbitkan kebijakan No. 37 Tahun 1995, tentang Pedoman Pelaksanaan Kebersihan Kota dan Pemberian Penghargaan Adipura.

Sugeng Priyanto sebagai Kepala Pusat Pengelolaan Ekoregion Jawa Kementrian Lingkungan Hidup menuturkan, Rabu (3/9) diberikannya penghargaan Adipura. “Piala Adipura itu bertujuan untuk menanamkan kesadaran pada masyarakat terhadap lingkungan, khususnya sampah perkotaan. Jadi bukan hanya sekedar dapat piala saja. Juga diperlukan continue yang baik untuk menjaga kebersihan dan keindahan kota.” Tutur Sugeng.

10 ORGANISASI PECINTA LINGKUNGAN INTERNASIONAL

Jumat, 16 Desember 2016
Kamu termasuk pencinta lingkungan? Nah, informasi ini bisa menambah wawasanmu. Siapa tahu kamu tertarik jadi relawan pencinta lingkungan.
Lingkungan di planet bumi ini kian menguatirkan. Perlu kesadaran dan aktivitas untuk memeliharanya. Jadi, nggak heran, semakin hari banyak organisasi di berbagai negara berpartisipasi menyelamatkan bumi  dari kerusakan.
Nah, berikut ini adalah 10 organisasi/badan yang terlibat dalam penangangan masalah lingkungan. Mereka terbilang lembaga populer dengan anggota relawan yang tersebar di berbagai negara. Kamu tertarik? Yuk kita kenalan dulu.

INFORMASI TENTANG SEKOLAH ADIWIYATA

Jumat, 16 Desember 2016

A. Gambaran Umum Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) di Indonesia.
Pada awalnya penyelenggaraan PLH di Indonesia dilakukan oleh Institut Keguruan Ilmu Pendidikan (IKIP) Jakarta pada tahun 1975. Pada tahun 1977/1978 rintisan Garis‐garis Besar Program Pengajaran Lingkungan Hidup diujicobakan di 15 Sekolah Dasar Jakarta. Pada tahun 1979 di bawah koordinasi Kantor Menteri Negara Pengawasan Pembangunan dan Lingkungan Hidup (Meneg PPLH) dibentuk Pusat Studi Lingkungan (PSL) di berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta, dimana pendidikan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL mulai dikembangkan). Sampai tahun 2010, jumlah PSL yang menjadi Anggota Badan Koordinasi Pusat Studi Lingkungan (BKPSL) telah berkembang menjadi 101 PSL. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Departeman Pendidikan Nasional (Ditjen Dikdasmen Depdiknas), menetapkan bahwa penyampaian mata ajar tentang kependudukan dan lingkungan hidup secara integratif dituangkan dalam kurikulum tahun 1984 dengan memasukan materi kependudukan dan lingkungan hidup ke dalam semua mata pelajaran pada tingkat menengah umum dan kejuruan. Tahun 1989/1990 hingga 2007, Ditjen Dikdasmen Depdiknas, melalui Proyek Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup (PKLH) melaksanakan program Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup; sedangkan Sekolah Berbudaya Lingkungan (SBL) mulai dikembangkan pada tahun 2003 di 120 sekolah. Sampai dengan berakhirnya tahun 2007, proyek PKLH telah berhasil mengembangkan SBL di 470 sekolah, 4 Lembaga Penjamin Mutu (LPMP) dan 2 Pusat Pengembangan Penataran Guru (PPPG).